4 Kategori UMKM di Indonesia, Usaha Anda termasuk yang mana?

Post Image
23 Dec 2019

Pada artikel sebelumya yang berjudul  11 Bentuk Badan Usaha yang Wajib Anda Ketahui sebelum Memulai Usaha!, kita telah membahas berbagai bentuk badan usaha yang ada di Indonesia beserta karakteristik  yang ada pada masing-masing bentuk badan usaha tersebut.  Pada artikel ini, kita akan membahas kategori usaha menurut skala usahanya, terutama yang berkaitan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).  Berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil Menengah, kriteria UMKM dapat dibedakan berdasarkan jumlah kekayaan bersih (aset) dan jumlah penjualan tahunan (omset per tahun), sedangkan menurut  Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah karyawan juga menjadi variabel penentu kriteria UMKM. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 membagi UMKM menjadi 4 kriteria yaitu Usaha Mikro, Usaha Kecil, Usaha Menengah, dan Usaha Besar. Adapun, perbedaan selengkapnya dapat dilihat pada  ilustrasi berikut:

Kriteria UMKM

Infografis Kriteria UMKM

 

1. Usaha Mikro

Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria pada ilustrasi di atas.

2. Usaha Kecil

Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau Usaha Besar dan yang memenuhi kriteria pada ilustrasi di atas.

3. Usaha Menengah
Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau Usaha Besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan  serta usaha yang memenuhi kriteria pada ilustrasi di atas.

4. Usaha Besar
Usaha Besar adalah usaha ekonomi produktif yang dilakukan oleh badan usaha dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan lebih besar dari Usaha Menengah, yang meliputi usaha nasional milik negara atau swasta, usaha patungan, dan usaha asing yang melakukan kegiatan ekonomi di Indonesia. Kriteria yang melekat pada usaha besar dapat dilihat pada ilustrasi di atas.

Nah, setelah membaca penjelasan di atas, tentunya kita sudah tahu dan paham, kira-kira usaha kita saat ini termasuk ke dalam kriteria yang mana ya!

Setelah ini, pada artikel selanjutnya kita akan menjabarkan  secara terperinci mengenai kewajiban pajak apa saja sih yang harus dipenuhi oleh para pelaku usaha UMKM ini.

Oiya, agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaru dari kita, kamu bisa subscribe website kita dengan cara mendaftar melalui link  berikut ini bit.ly/regpajak.

 


 

Konsultasikan Bisnis Anda dan Tumbuh Bersama Kami!

Kami adalah perusahaan jasa konsultan pajak dan bisnis profesional dengan tim konsultan terdaftarterpercaya, dan handal. Kami memiliki visi untuk menjadi perusahaan konsultan profesional yang terandal di Indonesia dengan reputasi terbaik.