SIMAK!!! 9 FAKTA TENTANG PEMERIKSAAN PAJAK DI INDONESIA

Post Image
03 Sep 2020

PEMERIKSAAN PAJAK (AUDIT PAJAK) merupakan serangkaian kegiatan mengumpulkan, mencari, mengolah serta mengoreksi data guna MENGUJI KEPATUHAN pemenuhan kewajiban perpajakan berdasarkan UNDANG-UNDANG atau untuk TUJUAN LAIN.

Seperti yang kita tahu, Indonesia adalah negara yang menganut sistem perpajakan Self Assessment, artinya Wajib Pajak (WP) di Indonesia diberikan kepercayaan untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan sendiri kewajiban perpajakannya. Sistem ini akan berjalan dengan baik apabila WP memiliki pengetahuan dan kesadaran yang baik serta kepatuhan yang tinggi dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan tersebut, Dirjen Pajak sebagai otoritas perpajakan yang ada di Indonesia akan melakukan kegiatan PEMERIKSAAN PAJAK kepada WP yang ada di Indonesia.

Bagi Wajib Pajak, apabila mendengar PEMERIKSAAN PAJAK maka akan menjadi perhatian tersendiri. Selama dilakukan PEMERIKSAAN PAJAK maka WP ORANG PRIBADI atau WP BADAN membutuhkan menyiapkan banyak hal guna kelengkapan data yang dibutuhkan Dirjen Pajak.  PEMERIKSAAN PAJAK merupakan bagian akhir dari pengendalian proses perpajakan untuk memastikan WP menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) dengan benar, jelas, dan lengkap.

Oleh sebab itu, untuk membantu Anda menyiapkan langkah yang tepat berikut kami informasikan 9 FAKTA PEMERIKSAAN PAJAK DI INDONESIA:

1. Tujuan Pemeriksaan Pajak

Berdasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.03/2015 tentang Tata Cara Pemeriksaan, Pemeriksaan Pajak memiliki dua tujuan, yaitu:

a. Menguji kepatuhan wajib pajak baik perorangan maupun badan;

b. Tujuan lain dalam rangka melaksanakan ketentuan undang-undang perpajakan yang berlaku.

2. Kriteria Pemeriksaan Pajak

Berdasarkan latar belakang alasan dilakukannya pemeriksaan, kriteria Pemeriksaan Pajak dapat dibagi menjadi 2  dua kriteria, yaitu:

a. Pemeriksaan Rutin

Dilakukan karena berhubungan dengan pemenuhan hak atau pelaksanaan kewajiban perpajakan WP.

b. Pemeriksaan Khusus

Dilakukan berdasarkan hasil analisis risiko yang menunjukkan adanya indikasi ketidakpatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan.

3. Ruang Lingkup Pemeriksaan Pajak

Di Indonesia hanya mengenal 2 (dua) jenis ruang lingkup pemeriksaan pajak, yaitu:

a. Pemeriksaan Lapangan

Pemeriksaan yang dilakukan di tempat kedudukan, tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas, tempat tinggal Wajib Pajak, atau tempat lain yang ditentukan oleh Direktur Jenderal Pajak.

b. Pemeriksaan Kantor

Pemeriksaan Kantor adalah Pemeriksaan yang dilakukan di Kantor Direktorat Jenderal Pajak atau Kantor Pelayanan Pajak.

4. Objek Pemeriksaan Pajak

Dalam pemeriksaan pajak, terdapat objek yang yang harus melalui pemeriksaan, yaitu:

a. SPT dengan Status Lebih Bayar;

b. SPT dengan Laporan Keuangan Fiskal Rugi;

c. Terlambat Lapor SPT;

d. Tidak Melaporkan SPT;

e. Penutupan Perusahaan;

f. SPT memenuhi kriteria untuk diperiksa oleh Dirjen Pajak;

g. Terdapat indikasi tidak terpenuhinya kewajiban perpajakan.

5. Kewajiban Wajib Pajak saat Pemeriksaan Pajak

Dalam proses pemeriksaan pajak, Wajib Pajak diharuskan untuk melakukan beberapa kewajiban, seperti:

a. Memenuhi panggilan untuk datang menghadiri pemeriksaan tepat waktu;

b. Memperlihatkan dan/atau meminjamkan dokumen yang menjadi dasar penghitungan penghasilan;

c. Memberikan kesempatan untuk mengakses dan/atau mengunduh data yang dikelola secara elektronik;

d. Memberikan kesempatan tim pemeriksa untuk memasuki dan memeriksa ruangan yang menjadi tempat penyimpanan dokumen serta meminjamkannya;

e. Memberi bantuan guna kelancaran pemeriksaan;

f. Meminjamkan Kertas Kerja Pemeriksaan yang dibuat oleh akuntan publik;

g. Menyampaikan tanggapan secara tertulis atas Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan; dan

h. Memberikan keterangan lisan dan/atau tertulis yang diperlukan.

6. Hak Wajib Pajak Saat Pemeriksaan Pajak

Dalam proses pemeriksaan wajib pajak berhak untuk:

a. Melihat atau meminta Surat Perintah Pemeriksaan Pajak;

b. Melihat dan memastikan Tanda Pengenal Pemeriksa yang ditugaskan;

c. Meminta penjelasan tentang alasan dan Tujuan Pemeriksaan;

d. Menerima Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan;

e. Menerima rincian perbedaan antara Hasil Pemeriksaan Petugas Pajak dengan SPT milik Wajib Pajak;

f. Menghadiri pembahasan akhir Hasil Pemeriksaan bersama dengan pemeriksa pada waktu yang telah ditentukan.

7. Jangka Waktu Pemeriksaan Pajak

Jangka waktu pemeriksaan pajak terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:

a. Jangka Waktu Pengujian

  • Pemeriksaan Lapangan

Paling lama 6 (enam) bulan dihitung sejak Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Lapangan disampaikan kepada Wajib Pajak sampai dengan tanggal Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) disampaikan kepada Wajib Pajak.

  • Pemeriksaan Kantor

Paling lama 4 (empat) bulan dihitung sejak tanggal Wajib Pajak datang memenuhi Surat Panggilan dalam rangka Pemeriksaaan Kantor sampai dengan tanggal SPHP disampaikan kepada Wajib Pajak.

b. Jangka Waktu Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan dan Pelaporan

Paling lama 2 (dua) bulan, dihitung sejak tanggal SPHP disampaikan kepada Wajib Pajak sampai dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

8. Persiapan Menghadapi Pemeriksaan Pajak 

Apa yang harus dilakukan selama Pemeriksaan Pajak? Tentunya mempersiapkan secara matang beberapa hal/Data yang diperlukan dan WP HARUS KOOPERATIF dalam proses pemeriksaan.  Berikut PERSIAPAN dalam menghadapi Pemeriksaan Pajak:

a. Memahami PERATURAN DASAR PERPAJAKAN, Hal ini penting agar Wajib Pajak dapat mengetahui gambaran umum dasar perpajakan.

b. Dibentuk TIM ATAU DIVISI KHUSUS, Tim ini yang akan mengurus dan mengecek segala administrasi kelengkapan data yang dibutuhkan Dirjen Pajak.

c. KELENGKAPAN DATA, Pastikan seluruh kewajiban perpajakan telah terpenuhi dan lengkap.

d. KELENGKAPAN PEMBUKUAN, Mulai dari bukti transaksi sampai laporan keuangan.

e. VALIDASI kebenaran data.

9. Tips Menghadapi Pemeriksaan Pajak

Agar siap dan tidak salah langkah dalam menghadapi pemeriksaan yang bisa saja Anda alami, berikut kami berikan tipsnya:

a. JANGAN MENGHINDAR, patuhi seluruh proses sesuai alur pemeriksaan pajak berdasarkan peraturan yang berlaku;

b. Pastikan untuk meminta PEMERIKSA MEMPERLIHATKAN SURAT TUGAS PEMERIKSAAN dan IDENTITAS pemeriksa tersebut;

c. BERSIKAP PROFESIONAL sebagai Wajib Pajak;

d. Memahami HAK DAN KEWAJIBAN WAJIB PAJAK;

e. Minta TANDA TERIMA sebagai BUKTI PEMINJAMAN DOKUMEN;

f. Bila pemeriksa melakukan pengambilan gambar, minta KLARIFIKASI atas kegunaan pengambilan gambar tersebut;

g. Menyiapkan RUANGAN KHUSUS untuk petugas pemeriksa selama proses pemeriksaan lapangan berlangsung;

h. Menyiapkan seluruh DOKUMEN YANG DIPERLUKAN dalam pemeriksaan;

i. Gunakan JASA KONSULTAN PAJAK YANG TEPAT guna mendampingi serta memberikan saran selama proses Pemeriksaan Pajak berlangsung.

Dengan adanya PEMERIKSAAN PAJAK diharapkan Wajib Pajak dapat mematuhi kewajiban perpajakan sesuai Undang-Undang yang berlaku, guna MEMBANGUN INDONESIA dalam hal KEMAJUAN INFRASTRUKTUR dan KESEJAHTERAAN MASYARAKATNYA.

Apabila anda membutuhkan PENDAMPINGAN dalam MENGURUS atau MEMENUHI panggilan dari Kantor Pelayanan Pajak selama proses PEMERIKSAAN PAJAK maka V2C CONSULTANT bisa menjadi SOLUSI tepat sebagai jasa KONSULTAN PROFESIONAL dengan tim KONSULTAN TERDAFTAR, TERPERCAYA, dan HANDAL. Tenaga ahli kami telah berpengalaman lebih dari 12 tahun menangani perusahaan-perusahaan hingga skala Internasional dengan berbagai jenis kegiatan usaha dan ratusan Wajib Pajak Orang Pribadi. Kami selalu memberikan pelayanan secara KOMPREHENSIF atas masalah perpajakan yang dihadapi Wajib Pajak dalam penerapan Peraturan Perpajakan yang sesuai, prinsip akuntansi yang benar, dan dari segala aspek legalitas dokumen (PAJAK, AKUNTANSI, dan  HUKUM), sehingga Wajib Pajak dapat lebih berkonsentrasi dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya.

Jika Anda membutuhkan konsultasi dan bantuan seputar AKUNTANSI, HUKUM, PAJAK, dan BISNIS, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui:

Telp.    : 021 733 4239
WA      : 0851 0229 3839
E-Mail  : mkt@v2cconsultant.com
Web.   : www.v2cconsultant.com

 


 

Konsultasikan Bisnis Anda dan Tumbuh Bersama Kami!

Kami adalah perusahaan jasa konsultan pajak dan bisnis profesional dengan tim konsultan terdaftarterpercaya, dan handal. Kami memiliki visi untuk menjadi perusahaan konsultan profesional yang terandal di Indonesia dengan reputasi terbaik.